Denpasar,BaliPeristiwa.com – Polresta Denpasar menemukan sejumlah senjata api beserta puluhan amunisi dan airsoft gun saat mengamankan pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial ARMP (30).
“Pelaku tengah menjalani pemeriksaan penyidik Satresnarkoba,” kata Kasihumas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (4/8/2026) di Denpasar.
Awalnya petugas menerima informasi mengenai dugaan penyalahgunaan narkoba oleh seseorang yang tinggal di Jalan Kasuari Gang Cempaka I, Kelurahan Penatih, Denpasar Timur.
Tim Opsnal Unit 1 Satresnarkoba Polresta Denpasar yang melakukan penyelidikan dapat menangkap ARMP ketika sedang berada di teras rumahnya, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 17.30 Wita.
Dalam penggeledahan badan, petugas menemukan satu paket serbuk serta tablet berwarna ungu yang diduga mengandung narkotika jenis ekstasi. Penggeledahan tidak berhenti sampai di situ.
Polisi lalu masuk ke dalam rumah tersangka guna pengembangan. Di sana ditemukan sejumlah senjata api, airsoft gun, serta berbagai jenis amunisi.
Rinciannya lima pucuk senjata api, empat pucuk airsoft gun, 55 butir peluru kaliber 38, lima butir peluru kaliber 78, dua butir peluru kaliber 9 mm, satu butir peluru kaliber 32 ACP, lima butir peluru hampa kaliber 8 mm, dua butir peluru kaliber 22 LR, satu buah magazine, serta 33 tabung gas CO2.
Atas temuan tersebut, Satresnarkoba berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Denpasar untuk melakukan pendalaman terkait dugaan kepemilikan senjata api secara ilegal.
Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku bahwa senjata api dan airsoft gun tersebut merupakan milik orang lain yang dititipkan kepadanya untuk diperbaiki, termasuk amunisi yang diserahkan bersamaan dengan senjata.
Kepada polisi, pelaku yang berprofesi sebagai pelatih bela diri MMA dan boxing di kawasan Canggu ini juga mengaku sebagai dalam tim penyedia jasa pengamanan (bodyguard), dan pernah menjadi anggota Tactical Shooting Club di Yogyakarta pada tahun 2016 hingga 2018.
“Terkait dugaan penyalahgunaan narkotika, pelaku ARMP mengakui mengonsumsi narkotika untuk menenangkan diri saat mengalami tekanan atau stres,” beber Iptu Gede Adi. (red)

