• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
baliperistiwa.com
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Ekonomi
    • Business
  • Politik
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hukum dan Kriminal
  • Life Style
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Ekonomi
    • Business
  • Politik
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hukum dan Kriminal
  • Life Style
No Result
View All Result
baliperistiwa.com
No Result
View All Result
Home Life Style

Komitmen Perjuangkan Martabat Kemanusiaan, Yuli Utomo Masuk 50 Besar DPD RI Awards 2026

Redaksi by Redaksi
September 9, 2026
in Life Style
0
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Adv. Yuli Utomo, SH., MH., C.Med. foto : ist

Denpasar,BaliPeristiwa.com – Ketua Yayasan Sole Family Bali, Adv. Yuli Utomo, SH., MH., C.Med., terpilih sebagai salah satu 50 besar peserta Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Awards 2026 Bidang Kesehatan dari Bali, Indonesia.

Pencapaian ini merupakan apresiasi atas komitmen dan pengabdian dalam memperjuangkan kesehatan, martabat kemanusiaan, kesetaraan, serta perlindungan dan inklusi sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGAPosts

Pemred Sudut Pandang Umi Sjarifah Raih Anugerah INDOPOSCO 2026

Kementerian Hukum Raih Predikat Unggul IKK 2025

ZINC Trail Run 2025, Ribuan Pelari Taklukkan Tantangan di Pantai Pandawa

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Yayasan Sole Family Bali untuk terus hadir, melayani, dan memberikan dampak nyata bagi sesama,” ucap Yuli Utomo, Rabu (9/9/2026).

Dirinya menambahkan, dukungan masyarakat Bali khususnya, dan Indonesia untuk membuktikan bawah Yuli Utomo melalui yayasan SoleFamilyBali menjadi yang terbaik.

Ini bukan pertama kali Yuli Utomo memperoleh reward. Mahasiswa S3 Universitas Warmadewa yang juga berprofesi sebagai lawyer ini, kerap mendapat penghargaan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satunya ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke-11 yang diselenggarakan di Bali, 10-11 Agustus 2026.

Konferensi internasional ini mempertemukan sekitar 200 peserta dari 27 negara. Mereka merupakan akademisi, peneliti, spesialis disabilitas, praktisi hukum, dan pembuat kebijakan untuk membahas inklusi disabilitas, rehabilitasi, kesehatan mental, dan hak asasi manusia.

Dalam konferensi, Yuli Utomo mempresentasikan penelitiannya di hadapan panel akademik internasional yang terdiri dari Profesor Mercy Tshilidzi Mauladzi (Mushamba) dari University of Venda, Afrika Selatan, dan Dr. Neha Aneja, Associate Professor di Campus Law Centre, Fakultas Hukum, University of Delhi, India.

Penelitiannya mengkaji bagaimana perlindungan hukum di Indonesia bagi penyandang gangguan mental dapat diperkuat dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip yang terdapat dalam hukum adat Bali dan struktur sosial berbasis komunitas.

Di mana penelitian tersebut menegaskan bahwa perlindungan bagi penyandang gangguan mental tidak hanya terbatas pada regulasi kesehatan, tetapi juga mencakup isu fundamental seperti martabat manusia, kesetaraan, non-diskriminasi, inklusi sosial, dan akses terhadap keadilan.

Selain itu, Yuli Utomo juga pernah memperoleh penghargaan 10 Besar Finalis DPD RI Awards 2025 “Dari Daerah Kita Bersatu, untuk Indonesia Maju” Kategori Pembangunan Sosial & Kesehatan.

Penghargaan diberikan atas prestasi luar biasa, dedikasi tinggi dan kontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inovatif dan berkelanjutan.

Sebelumnya Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyatakan bahwa DPD RI Awards 2026 merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-22 DPD RI.

Acara ini digelar untuk memberikan penghargaan kepada para tokoh/individu daerah yang telah memberi kontribusi nyata untuk bangsa, yang selama ini belum tersorot dan terekspos secara luas.

“Dari aspirasi yang masuk menyebutkan jika banyak tokoh di daerah yang belum terperhatikan. Acara ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang ada di daerah-daerah,” ucapnya kepada awak media.

Dirinya lalu menjelaskan, DPD Awards membuka 4 bidang kategori penghargaan, yani di bidang Pendidikan, Kesehatan, Ketahanan Pangan, serta Seni dan Budaya.

Melalui DPD Awards, pihaknya akan menjaring para tokoh daerah yang telah berkontribusi di bidangnya masing-masing. Proses DPD RI Awards juga dinyatakan bebas dari intervensi. (red)

Tags: #DPD RI Awards
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Life Style

Pemred Sudut Pandang Umi Sjarifah Raih Anugerah INDOPOSCO 2026

Februari 4, 2026
0
Kementerian Hukum Raih Predikat Unggul IKK 2025
Life Style

Kementerian Hukum Raih Predikat Unggul IKK 2025

November 29, 2025
0
ZINC Trail Run 2025, Ribuan Pelari Taklukkan Tantangan di Pantai Pandawa
Life Style

ZINC Trail Run 2025, Ribuan Pelari Taklukkan Tantangan di Pantai Pandawa

November 11, 2025
1
Next Post

Kuasa Hukum RU Pertanyakan Prosedur Penangkapan hingga Penyitaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Tambah 3 Kecamatan, Wilayah Kerja Imigrasi Ngurah Rai Kian Luas
  • Imigrasi Ngurah Rai Pulangkan Buron Interpol Asal Ethiopia
  • Rudenim Denpasar Pindahkan Dua WNA Deteni ke Makassar
  • Polisi Dihadirkan di Persidangan, Kuasa Hukum RU Pertanyakan Prosedur Penangkapan Kliennya
  • OTT KPK dan Nama Lama, Pembelajarannya di Mana?

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025

Categories

  • Business
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Internasional
  • Life Style
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi

Browse by Category

  • Business
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Internasional
  • Life Style
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.