
Denpasar,BaliPeristiwa.com – Sebanyak 300 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat kebakaran bedeng dan gudang rongsokan di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat, Senin (31/8/2026) malam sekitar pukul 22.30 Wita.
Ratusan korban terdiri dari orang dewasa dan anak-anak tersebut, kini tinggal dengan menempati sejumlah tenda-tenda darurat yang didirikan tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Lenardo D Simatupang ketika mendatangi TKP mengatakan, kondisi para korban saat ini dalam keadaan baik.
“Kondisinya baik-baik, meski demikian, kami dari kepolisian tetap menurunkan petugas medis untuk memeriksa kesehatan para pengungsi,” ucapnya, Rabu (2/9/2026).
Kedatangan Kapolresta dengan didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) selain memantau situasi, juga membawa bantuan berupa puluhan paket sembako.
Usai menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga, Kombes Pol. Leonardo mendatangi tenda-tenda yang ditempati para pengungsi. Sesekali ia berbincang dan menanyakan kondisi mereka.
Selain melumat habis bangunan bedeng serta gudang rongsokan, dua unit mobil serta 11 sepeda motor ikut hangus terbakar. Para pemilik tidak sempat menyelamatkan lantaran api terlanjur membesar.
Polresta Denpasar sendiri menurunkan satu unit water cannon ke lokasi kebakaran. Kendaraan taktis yang biasa dipakai untuk menghalau massa demo anarkis ini beralih fungsi, dan digunakan mendinginkan sisa-sisa kebakaran. (red)
