
Denpasar,BaliPeristiwa.com – Empat orang warga negara asing (WNA) asal Nigeria diamankan petugas dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar saat menggelar Patroli Keimigrasian “Dharma Dewata”.
Keempat WN Nigeria masing-masing berinisial UMA (37), UGO (28), KUO (25), dan JIE (28), ini diamankan di salah satu penginapan yang berlokasi di seputaran Jalan Pandu, Denpasar Timur, Jumat (17/4/2026).
Dari hasil pemeriksaan dokumen keimigrasian, UMA masuk ke wilayah Indonesia melalui TPI Udara Soekarno Hatta 13 April 2018 menggunakan Izin Tinggal Investor. Kemudian UGO masuk ke wilayah Indonesia melalui TPI Udara Juanda 17 Juni 2025 menggunakan Izin Tinggal Kunjungan.
KUO masuk ke wilayah Indonesia melalui TPI Udara Soekarno Hatta 5 Februari 2026 menggunakan Izin Tinggal Konversi ke Investor, dan JIE (28) masuk ke wilayah Indonesia melalui TPI Udara Juanda 5 Februari 2025 menggunakan Izin Tinggal Investor.
“Selanjutnya yang bersangkutan diamankan dan dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut karena diduga melakukan penyalahgunaan izin tinggal,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R Haryo Sakti.
Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah konkret dalam rangka menjaga ketertiban umum serta menjamin keamanan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pihak Imigrasi dengan para pelaku usaha dalam mendukung efektivitas pengawasan terhadap keberadaan orang asing.
Ditambahkan, pihaknya tidak hanya melaksanakan pemeriksaan dokumen keimigrasian, namun juga memberikan imbauan kepada para pengelola usaha agar proaktif dalam melaporkan keberadaan orang asing di lingkungannya.
“Sinergi antara Imigrasi dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menciptakan pengawasan yang optimal,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna menyampaikan bahwa patroli keimigrasian “Dharma Dewata” merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga kedaulatan negara serta mendukung terciptanya iklim pariwisata Bali yang aman, tertib, dan berkualitas. (red)