• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
baliperistiwa.com
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Ekonomi
    • Business
  • Politik
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hukum dan Kriminal
  • Life Style
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Ekonomi
    • Business
  • Politik
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hukum dan Kriminal
  • Life Style
No Result
View All Result
baliperistiwa.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Korbankan Nyawa untuk Pertahankan Kemerdekaan, Kapten Japa Layak Sandang Gelar Pahlawan Nasional

Redaksi by Redaksi
Oktober 27, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pembukaan seminar bertajuk “Mengenal Sosok dan Perjuangan Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa”. Foto : ist

Denpasar,BaliPeristiwa.com – Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa menjadi salah satu tokoh yang dikenang dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Kota Denpasar.

Ia gugur di usia 21 tahun ketika memimpin sektor timur dalam serangan terhadap Tangsi Kayumas, yang dalam dokumen Belanda disebut Prajoda-kazerne pada 11 April 1946 silam.

BACA JUGAPosts

Ada 50 Kios dan Toilet di Sempadan Pantai Pandawa, Mengapa Dispada Badung Bangun di Lokasi Itu?

Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Supratman Sebut Nilai Karya Jurnalistik harus Terlindungi

FORKOPDENSI 2026 di Batam Dibentuk saat Rakor yang Diinisasi Rudenim Pusat Tanjungpinang

“Keberanian, pengabdian tanpa pamrih, nasionalisme, dan kesediaan berkorban demi kepentingan bangsa merupakan nilai yang dapat dipelajari dari perjuangan Kapten Japa,” kata Anggota DPD RI dapil Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dalam seminar bertajuk “Mengenal Sosok dan Perjuangan Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa”, Selasa (27/10/2026) di Gedung Sewaka Dharma (GSD), Lumintang, Denpasar.

Dalam seminar, mantan Wali Kota Denpasar ini kemudian mengulas latar belakang kehidupan Kapten Japa, pembentukan karakter kepemimpinannya.

Dirinya memandang perjuangan Kapten Japa sebagai bagian dari perjuangan nasional mempertahankan kemerdekaan, sehingga jasa dan keteladanannya patut terus dikaji dalam proses pengusulan sebagai Pahlawan Nasional.

Meski demikan, pengusulan tersebut tetap merupakan proses yang harus dinilai melalui mekanisme dan persyaratan yang berlaku.

“Melalui pengkajian sejarah dan pewarisan nilai perjuangan, kisah Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa diharapkan semakin dikenal masyarakat, khususnya generasi muda,” tuturnya.

Narasumber lain, Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A., selaku Guru Besar Ilmu Sejarah Asia pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana membahas peran Kapten Japa dalam perjuangan bersenjata, serta pentingnya mewariskan nilai nasionalisme dan kepahlawanan kepada generasi berikutnya.

Ia mengungkapkan, perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di Bali, menyimpan kisah para pemuda yang mempertaruhkan nyawa untuk menghadapi upaya kembalinya kekuasaan kolonial.

Prof. Ardhana menambahkan, pengusulan Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa sebagai Pahlawan Nasional menjadi bagian penting sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan di Bali.

Koordinator Program Studi Ilmu Sejarah ini juga menekankan pentingnya mengkaji tokoh sejarah untuk menghadirkan teladan moral bagi masyarakat.

“Nilai budaya yang melandasi perjuangan, serta alasan historis dan keteladanan yang relevan untuk dikaji dalam proses pengusulan sebagai Pahlawan Nasional,” ujarnya.

Sementara Bernard Keytimu selaku praktisi dan jurnalis sejarah dalam seminar menyajikan rekonstruksi rute pergerakan pasukan Kapten Japa.

Mulai dari Markas Pagutan menuju Tangsi Kayumas, melalui sejumlah kawasan, termasuk Petangan/Poh Gading, Teguh Kori, Pagan, Kelandis, dan Yang Batu.

Peta rekonstruksi tersebut diposisikan sebagai alat bantu penelitian berdasarkan sumber sekunder dan data lokasi yang tersedia, bukan sebagai pengganti verifikasi arsip primer.

Penulis biografi Ida Bagus Putu Japa ini menambahkan, Kapten Japa merupakan salah satu tokoh penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan khususnya di Denpasar.

“Pada saat itu pasukan pemuda pejuang berjumlah sekitar 800 orang. Kapten Japa gugur dalam pertempuran di sekitar Tangsi Kayumas pada usia 21 tahun,” jelasnya.

Seminar bertajuk “Kapten Japa Menuju Pahlawan Nasional: Gugur dalam Serangan Umum Kota Denpasar 11 April 1946″ merekomendasikan agar Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa diusulkan untuk memperoleh Gelar Pahlawan Nasional Republik Indonesia.

Rekomendasi tersebut menekankan pentingnya menempatkan perjuangan Kapten Japa sebagai bagian dari sejarah nasional sekaligus memperkuat dokumentasi dan verifikasi sumber sejarah. (red)

Tags: #Kapten Japa
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Ada 50 Kios dan Toilet di Sempadan Pantai Pandawa, Mengapa Dispada Badung Bangun di Lokasi Itu?
Daerah

Ada 50 Kios dan Toilet di Sempadan Pantai Pandawa, Mengapa Dispada Badung Bangun di Lokasi Itu?

Oktober 14, 2026
3
Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Supratman Sebut Nilai Karya Jurnalistik harus Terlindungi
Daerah

Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Supratman Sebut Nilai Karya Jurnalistik harus Terlindungi

Oktober 13, 2026
2
FORKOPDENSI 2026 di Batam Dibentuk saat Rakor yang Diinisasi Rudenim Pusat Tanjungpinang
Daerah

FORKOPDENSI 2026 di Batam Dibentuk saat Rakor yang Diinisasi Rudenim Pusat Tanjungpinang

Oktober 13, 2026
3
Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Klungkung Gelar Rakor TIM PORA
Daerah

Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Klungkung Gelar Rakor TIM PORA

Oktober 13, 2026
3
Imigrasi Denpasar dan Polresta Denpasar Jalin Kerja Sama Perkuat Penegakan Hukum Terhadap WNA
Daerah

Imigrasi Denpasar dan Polresta Denpasar Jalin Kerja Sama Perkuat Penegakan Hukum Terhadap WNA

September 6, 2026
10
Imigrasi Denpasar dan Polres Gianyar Bersinergi untuk Perkuat Penegakan Hukum Keimigrasian
Daerah

Imigrasi Denpasar dan Polres Gianyar Bersinergi untuk Perkuat Penegakan Hukum Keimigrasian

September 6, 2026
5
Next Post

Beranda Imigrasi Jadi Nama Tunggal Baru untuk 254 Unit Pelayanan Keimigrasian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Kedapatan Miliki 2 Paspor, WN India Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
  • Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 12 WNA, 7 Orang Terlibat Pemasaran Vila Ilegal di Bali
  • Gerebek Dua Rumah di Kuta, Imigrasi Amankan 21 WNA Sindikat Judol
  • JPU Kesampingkan Keterangan Saksi, Terdakwa Kasus Narkotika Dituntut 3 Tahun Penjara
  • Beranda Imigrasi Jadi Nama Tunggal Baru untuk 254 Unit Pelayanan Keimigrasian

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025

Categories

  • Business
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Internasional
  • Life Style
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi

Browse by Category

  • Business
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Internasional
  • Life Style
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.